Hujan lagi di luar. Cucianku tak kunjung kering, jadi aku berjalan lesu ke tempat laundry langgananku. Mendengar suara hujan menerpa payungku, aku tak lagi bisa menahan rasa sakit yang berdenyut-denyut di dalam diriku yang dimulai hari itu. Awalnya, itu hanya kecerobohan. Aku basah kuyup di perjalanan, dan dengan blusku yang basah menempel di kulitku, aku tertidur lelap, diselimuti suara deru mesin pengering—itulah yang menjadi penyebab kehancuranku. Tubuhku, basah dan tembus pandang...